Assalamualaikum guys I apologize I did not open the DM chat.
I have found my partner, read my JAMAA bio again.
The way he came this time is also different.
Do you think a man coming with a gold box is sweet and extraordinary? It's not like that guys, there is a way that Allah has a scenario for.
Even when I was stalking my ex's account, I looked back at every post of my ex, it turned out that my angel and I were in the same like column (belonging to my ex) (maybe we gave a like because it was the great sentence of Islamic monotheism (which my ex posted), so that our hearts and fingers were moved to give a like sign).
but I haven't told the person that we have compatibility. I'm comfortable chatting in the comments column.
Chatting outside the comments column is a bit dangerous and sometimes you will be trapped in non-mahram boundaries that you find difficult to control.
I tell what I went through. to be an experience. I apologize, hopefully you don't label me as an arrogant person.
I am in the process of becoming obedient and good. I hope I meet good people too. Insyaallah, aamiin
منذ 7 أيام
Pesan untuk Saudara Laki-laki (dan Perempuan) Assalamu Alaikum semuanya, saya menulis ini karena saya merasa sangat kecewa dan marah mengenai bahasa vulgar dan kata-kata menghina yang baru-baru ini ditujukan kepada perempuan di ruang ini. Sebagai seorang pria, dan yang lebih penting sebagai seorang Muslim, saya tidak bisa tinggal diam setelah menyaksikan hal itu. Kepada para saudari yang harus melihat dan menanggung perilaku tersebut: saya benar-benar, sangat menyesal. Anda berhak mendapatkan ruang di mana Anda merasa aman, dihormati, dan dihargai, bukan menjadi sasaran pembicaraan kasar, ketidak уваan, atau kekasaran. Sebagai pria Muslim, kita suka banyak berbicara tentang peran kita sebagai pelindung, tetapi perlindungan bukan hanya tentang keselamatan fisik; ini tentang melindungi martabat dan kehormatan saudari-saudari kita dalam Islam. Kita sebagai sebuah kelompok perlu berbuat lebih baik. Jika kita di dunia maya bertindak tanpa haya (kesopanan) dan memperlakukan perempuan seperti objek atau sasaran penghinaan, maka kita gagal dalam tugas kita. Allah mengingatkan kita dalam Al-Quran tentang tanggung jawab bersama yang kita miliki satu sama lain. " "Orang-orang beriman, laki-laki dan perempuan, adalah sekutu satu sama lain. Mereka menyeru kepada kebaikan dan melarang kejahatan..." — Surah At-Tawbah (9:71) Nabi Muhammad (saw) menjelaskan dengan sangat jelas bagaimana seorang mukmin sejati berbicara dan bertindak. Beliau secara eksplisit memperingatkan kita terhadap jenis bahasa yang digunakan di sini: "Seorang mukmin bukanlah orang yang memfitnah, mengutuk, atau menggunakan bahasa yang cabul atau vulgar." — Jami` at-Tirmidhi Dan dalam khutbah terakhirnya, di antara pengingat terakhirnya kepada umat, beliau tidak menyuruh laki-laki untuk mendominasi perempuan; beliau memerintahkan kita: "Takutlah kepada Allah dalam hal perempuan, karena kalian telah mengambil mereka dengan sumpah Allah." Kita perlu menetapkan standar yang lebih tinggi untuk diri kita sendiri. Maskulinitas sejati dalam Islam didefinisikan oleh karakter, pengendalian diri, dan tata krama, bukan oleh siapa yang dapat mengucapkan hinaan paling kasar di ruang obrolan. Jika Anda melihat seorang saudara melakukan ini, tegurlah dia dan ingatkan dia tentang kewajibannya sebagai seorang Muslim pelindung agama ini dan orang-orang di dalamnya. Para saudari adalah calon pengasuh generasi penerus. Jika kita tidak memperlakukan mereka dengan baik, bagaimana kita akan memperlakukan mereka? Pertanggungjawabanmu kepada Allah pada hari itu. Takutlah kepada Allah, saudara-saudaraku, karena menindas atau menghina seorang muslimah dapat menyebabkan kalian masuk neraka, di mana permintaan maaf dan air mata tidak akan membawa kebaikan apa pun.
https://jamaa.com/social/post/pos_3FC7La4F5VSdD5RjxitOsPERxbx/?referrer=srf_3DKlj3gKQDMFAeEGFhIG0SMkqff&location=post&t=1781712300
If you have someone you want to marry, protect his dignity and stop posting about another man.